Keselamatan Anda dan Masa Depan Umat Fiqh Tahawwulat – Bahagian II

Hal tersebut tidaklah menunjukkan bahwa rukun agama ada tiga, tapi ada empat seperti yang telah Rasulullah SAW sebutkan dalam hadis Jibril. Pendapat bahawa rukun agama itu ada empat akan lebih jelas lagi ketika kita melihat hadis Jibril yang dikenal sebagai umm as sunnah dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Hadis tersebut berbunyi:

Ertinya: Dari Umar bin Khattab ra: Ketika kamiberada dengan Rasulullah SAW suatu hari, muncullah seorang lelaki yang pakaian yang sangat putih, rambutnya sangat hitam, tidak terlihat sisa perjalanan diwajahnya dan tak seorang pun dari kami yang mengetahui orang itu. Duduklah dia di hadapan Nabi Muhammad, kemudian ia sandarkan kedua lututnya kepada kedualutut Rasulullah, dan ia letakkan kedua telapak tangannya di atas paha Rasulullah dan ida berkata: Wahai Muhammad, beritahu saya tentang Islam…kemudian Rasulullah menjawab: Islam adalah bahwa kamu bersaksi bahwasanya tiada tuhan selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan solat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan dan berhaji ke albait (Ka`bah) jika kamu mampu. Kemudian orang itu berkata: Kamu benar! Umar berkata: Kami merasa hairan kepada orang itu, dia bertanya kepada Nabi Muhammad dan kemudian membenarkannya………hingga perkataan orang itu: Maka beri tahu aku tentang hari kiamat. Kemudian Rasulullahbersabda: orang yang ditanya tentangnya/hari kiamat (maksudnya adalah Rasulullah) tidak lebih tahu daripada yang bertanya (yaitu Jibril). Kemudian orang itu berkata: Maka beritahulah aku tentang tanda-tandanya. Rasulullah bersabda: Ketika seorang budak perempuan melahirkan pemiliknya, dan ketika kamu melihat orang-orang tak beralas kaki, tak berpakaian, miskin,penggembala kambing saling tinggi meninggi dalam bangunan. Umar berkata:kemudian orang itu pergi, dan aku terdiam cukup lama, dan Rasulullah bersabda padaku: Wahai Umar, apa engkau tahu orang yang bertanya tadi? Aku berkata:Allah dan RasulNya lebih mengetahui. Rasulullah bersabda: Sesungguhnya dia adalah Jibril datang mengajarkan kalian agama kalian. Di riwayat lain disebutkan, perkara agama kalian.

Dari kesatuan pembahasan hadis di atas, dapat kita fahami bahawa rukun agama ada empat, iaitu iman, Islam, ihsan dan ilmu hari kiamat atau tanda-tandanya. Hal itu kerana Rasulullah bersabda bahawa Jibril datang menjelaskan agama kita, sedangkan yang tercakup dalam hadis tersebut adalah keempat hal yang kita maksudkan tadi. Selain itu, kalau misalnya kita ingin mengeluarkan ilmu hari kiamat atau tanda-tandanya dari rukun agama, kita mesti mempunyai dasar kuat yang boleh mengeluarkan hal tersebut dari kesatuan pembahasan dalam hadis tersebut.

Pemaparan di atas sebenarnya bertujuan agar kita kembali menyedari bahawa semua yang tercantum dalam hadis Jibril (ummul hadits) merupakan dasar-dasar dalam agama Islam. Islam, iman, ihsan, dan ilmu hari akhir. Apalagi jika kita melihat kepada kehidupan yang sedang berjalan di hadapan kita, di mana banyak sekali perselisihan dan fitnah-fitnah yang menggelincirkan orang muslim dari kebenaran.

Selain itu, sudah sangat tampak sekali apa yang sudah disabdakan Rasulullah SAW lebih dari seribu empat ratus tahun yang lalu, bahawa di akhir zaman orang-orang muslim akan banyak dari segi kuantiti, namun tidak dari segi kualiti. Sehingga umat Islam di akhir zaman sebagaimana disabdakan oleh Kekasih kita, Rasulullah SAW seperti buih yang sangat ringan dan dengan sangat mudah dibawa ke segala arah. Tak perlu bukti banyak, kita hanya tinggal melihat kepada keadaan umat Islam sekarang.

MENGKAJI HADIS JIBRIL LEBIH MENDALAM

Dalam pembahasan ini penulis lebih menekankan kepada pertanyaan terakhir Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, iaitu “maka beritahulah aku tentang tanda-tandanya”. Rasulullah bersabda: “Ketika seorang hamba perempuan melahirkan pemiliknya, dan ketika kamu melihat orang-orang tak beralas kaki, tak berpakaian, miskin, penggembala kambing saling tinggi meninggi dalam bangunan.”

Hadis Jibril tersebut memang tidak menyebutkan tanda-tanda hari kiamat satu persatu dan secara terperinci, namun dua tanda yang disebutkan oleh Rasulullah SAW sebagai jawapan terhadap pertanyaan Jibril boleh dikatakan mencakup dan menggambarkan secara global tanda-tanda hari kiamat yang tidak berkaitan dengan fenomena alam yang akan terjadi, kerana kalau kita kaji lebih mendalam, kita akan mengerti bahawa maksud dari ketika seorang hamba perempuan melahirkan pemiliknya adalah kerosakan dan fitnah yang terjadi di bidang agama dan ilmu pengetahuan.

Adapun tanda kedua yang disebutkan Rasulullah SAW adalah ketika kita melihat orang-orang tak beralas kaki, tak berpakaian, miskin, penggembala kambing saling tinggi meninggi dalam bangunan. Secara zahirnya dapat difahami – sebagaimana dikatakan oleh Habib Abu Bakar Al-Adni – bahawa tanda tersebut melambangkan kerosakan di bidang ekonomi dan kekuasaan.

Banyak sekali tanda-tanda yang termaktub dalam al-Quran dan hadis yang pada akhirnya teks-teks yang banyak tersebut diklasifikasikan menjadi tiga bahagian pokok, tanda-tanda kecil, menengah dan tanda-tanda besar. Meskipun tidak semua, penulis berusaha untuk menyebutkan beberapa tanda-tanda hari kiamat sesuai dengan klasifikasi di atas sesuai yang disebutkan oleh Habib Abu Bakar Al-Adni dalam kitabnya.

Bersambung…

Penulis Asal: Ustaz Syaiful Arif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*